![]() |
| 1st Costumer All New Sienta |
Dia yang bernama Nyak Rinda menerima langsung dari petinggi PT Dunia Barusa Banda Aceh melalui sebuah seremoni sederhana pada Sabtu (30/7) siang. Azhar SE, Sales Manager PT Dunia Barusa, kemarin menyatakan penyerahan perdana kepada konsumen menjadi awal mengaspalnya Sienta di jalanan Aceh.
“Sienta yang memiliki segudang fitur dan kelebihan bukan hanya menyasar kaum wanita, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,”
ujarnya. Dia menjelaskan Sienta yang memiliki pintu geser secara otomatis dapat digunakan untuk melakukan perjalanan jauh, selain perkotaan.
“Hari ini (kemarin-red) menjadi penyerahan perdana kepada konsumen yang memilih Toyota Sienta, bernama Nyak Rinda asal Lamglumpang, Ulee Kareng, Banda Aceh yang memilih warna quartz brown metalik,” ujarnya. Disebutkan, mobil dengan empat tipe yakni E, G, V, dan Q berada di atas Avanza, tetapi dibawah Innova.
Harga on the road Aceh, mulai dari Rp 243.600.000 hingga Rp 309.800.000 per unit. Pilihan warna mobil bertampilan mewah dan elegant ini dapat disesuaikan dengan selera yakni quartz brown ME, orange MC, super white 2, silver ME, gray ME, brown MM, dan attitude black MC.
Disebutkan, dengan mesinnya 1500 cc dan transmisi 7 kecepatan, kabin mobil lebih senyap, tetapi tetap responsif dan irit bahan bakar. Mobil ini juga dilengkapi fitur yang tidak dimiliki di kelasnya, yaitu hill-star assist control (HSA) dan vehicle stability control (VSC).
Revidautos.com - Memiliki kendaraan yang dapat dikatakan ‘mainstream’ bukan alasan untuk tak jadi istimewa. Hal inilah yang menjadi semangat dasar dari komunitas otomotif, Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI).
Malah, Toyota Yaris, kendaraan yang cukup banyak dijumpai di jalanan tanah air ini melalui Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI) membuktikan jika kuantitas merupakan kekuatan yang membuat kekerabatan makin kuat dan torehan segudang prestasi.
Memulai komunitas sejak 2006 silam, TYCI kini ‘bersifat’ nasional dan aktif mengisi tiap kegiatan yang langsung melibatkan ATPM mereka di Indonesia, yaitu Toyota Astra Motor (TAM).
Kisah komunitas sang hatchback TYCI dimulai lepas perayaan kemerdekaan RI, yaitu tanggal 19 Agustus di 2006 silam. Sepuluh orang perintis sepakat untuk membentuk komunitas Toyota Yaris, yang berawal di jantung Ibukota, Jakarta.
Menjadi komunitas dengan ciri khas kendaraan modern saat ini, turut memberikan keuntungan kepada TYCI untuk dapat eksis di berbagai ajang otomotif nasional.
Keluarga hatchback Jepang ini lantas menggandeng slogan ‘Not groovy without us’, untuk mencirikan komunitasnya yang nyentrik dan tak jauh dari aura fun, safe, serta kekeluargaan.
Selain kegiatan khas komunitas berupa temu internal, TYCI juga dekat dengan masyarakat dengan menggelar berbagai aktivitas sosial di tanah air, bantuan sosial, hingga sosialisasi kendaraan dan berkendara.
Tak heran, saat ini sendiri, anggota TYCI sendiri tak kurang dari 500 kepala yang tersebar di berbagai tanah air, mayoritas mulai dari kota besar Jakarta, Medan, Bandung, hingga di kota-kota lain seperti di Yogyakarta, Purwokerto, Surakarta, Malang, Surabaya, Bali, Palembang, Makasar, Pekanbaru, Lampung, serta Pangkal Pinang.
Untuk aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR), TYCI tak canggung menggelar berbagai aktivitas sosial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, mulai dari bakti sosial di panti asuhan jelang hari besar keagamaan, hingga buka bersama anak-anak yatim dalam mengisi Ramadhan. Istimewanya, acara semacam ini pernah digelar TYCI serempak di tiga kota besar, Jakarta, Medan, dan Bandung.
Sementara itu, untuk sosialisasi keselamatan berkendara ke tengah anggotanya, TYCI juga punya andil secara simultan. Sebagai contoh, TYCI pernah mengadakan coaching clinic mengenai defensive driving kepada ratusan anggotanya.
Untuk mengikat kualitas kekeluargaan internal, TYCI juga tak kalah punya cara yang istimewa. Puluhan Yaris ini kerap menggelar Jambore hingga touring bersama, antar wilayah.
Menempuh jarak ratusan kilometer dari Ibukota Jakarta, TYCI tak asing ‘berkelana’ hingga Baturaden di Jawa Tengah atau Kaliurang Yogyakarta, hingga Pulau Dewata Bali, semuanya untuk mempererat silaturahmi internal atau kepada masyarakat.
Sedangkan di mata komunitas lain, TYCI juga punya prestasi positif. Gelar seperti The King di dalam Yaris Show Off (YSO) 2007, 2008, Runner Up YSO 2009, second Runner Up YSO 2011, The King YSO di tahun 2012 mengharumkan komunitas yang satu ini. Torehan ini masih ditambah sederet trophy di bidang lain, seperti Slalom, Drag Race dan Touring.
Pada perjalanannya, TYCI menargetkan terus berkembang di tanah air tanpa mengenal batas. Tak ada kata terlambat bagi para pemilik Yaris baru atau lain yang ingin merasakan suasana akrab khas TYCI.
Dengan modal memiliki kendaraan Toyota Yaris, anggota baru yang bergabung siap disambut suasana baru penuh groovy dari keluarga hatchback Toyota TYCI yang dikatakan menjadi klub Yaris pertama di Indonesia ini.
Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI),tyci@yahoogroups.com, twitter: @yarisclub_indo.
Foto: Istimewa/TYCI




